KURIKULUM
Kurikulum Nasional terintegrasi dengan Kurikulum PAUD 'Aisyiyah
Metode Pembelajaran Mendalam (deep learning), dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL), dan Game Based Learning
Media Pembelajaran : Loose Part
Kurikulum PAUD 'Aisyiyah
Perpaduan Kurikulum Nasional dan muatan Al Islam, Ke'Aisyiyahan dan Ke-Muhammadiyah-an
DEEP LEARNING
Pembelajaran mendalam (deep learning) adalah pendekatan pedagogis yang memprioritaskan pemahaman konseptual yang kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan aplikasi pengetahuan di dunia nyata. Pendekatan ini berfokus pada kualitas belajar dibandingkan sekadar menghafal materi, dan ditopang oleh tiga pilar utama:
Meaningful Learning: Mengaitkan materi pelajaran dengan pengalaman hidup siswa.
Mindful Learning: Melibatkan kesadaran penuh, pemikiran kritis, dan refleksi diri siswa atas apa yang mereka pelajari.
Joyful Learning: Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kolaboratif, dan memotivasi
STEAM
(Science, Technology, Engineering, Arts dan Mathematics)
Pola pikir ilmiah bisa dilatih melalui pembelajaran berbasiskan STEAM. Dengan STEAM, anak diajarkan untuk berpikir secara komprehensif. Alih-alih hanya mengenalkan technology melalui gadget pada anak, metode STEAM ini sekaligus mengajarkan anak pada kelima hal sekaligus melalui metode belajar yang lebih menyenangkan bagi anak.
Metode STEAM ini berfokus juga pada kerjasama, komunikasi, penelitian, penyelesaian masalah, dan kemampuan berpikir kritis. Melalui pendekatan ini anak-anak diharapkan, tidak hanya cerdas secara akademis namun juga secara sosial.
LOOSE PART
Loose Parts adalah bahan yang dapat dipindahkan, dibawa, digabungkan, dirancang ulang, dipisahkan dan disatukan kembali dengan berbagai cara. Loose Parts menciptakan kemungkinan kreasi tanpa batas dalam aktifitas pembelajaran dan mengundang kreativitas anak.
Bahan ajar loose part dapat digunakan sebagai alat untuk mengeksplorasi berbagai aspek: Pemecahan masalah, Kreativitas, Konsentrasi , Motorik halus, Motorik kasar, Sains (Sience), Pengembangan bahasa (Literasi), Seni (Art), Logika berpikir Matematika (Math), Teknik (Engineering), Teknologi.